Tentang Saya

Lelaki yang lahir di Jakarta, 03 Ramadhan 1406 ini memiliki kun-yah Abu ‘Aashim, Asy-Syibindunji nisbatnya, Al-Hanbali mazhabnya. Menghabiskan masa kecilnya di Desa Cibendung; suatu desa yang berada di tepi Sungai Cijangkelok yang menjadi ikon perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Barat, yang masuk wilayah Kec. Banjarharjo, Kab. Brebes.

Semua pendidikan formal dilaluinya di jalur umum. Semasa kuliah, setiap weekendnya menyempatkan diri untuk datang di majelis ilmu yang diampu oleh Ust. Haris Budiatna, S.Si., Lc., M.H. hafizhahullah dan asatidzah lainnya di Masjid Nurussunnah Tembalang.

Barulah fokus menuntut ilmu agama ketika menjadi mahasantri mukim di Ma’had Syaikh Jamilurrahman As-Salafi, Bantul (1433-1435). Di ma’had ini, mempelajari kitab-kitab dari berbagai disiplin ilmu seperti tauhid, fikih, hadits, adab, bahasa Arab, manhaj, kaidah fikih, musthalah hadits, dan lainnya; yang diampu oleh guru-guru yang mulia seperti Ust. Afifi Abdul Wadud, Ust. Arifin Ridin, Lc., Ust. Zaid Susanto, Lc., Ust. Zainudin Al-Anwar, Ust. Amir As-Soronji, Lc., M.Pd.I., dan asatidzah lainnya hafizhahumullahu jami’an. Berkesempatan juga belajar Al-Waraqaat yang diampu oleh Syekh Rasyid Al-Adeni hafizhahullah; lalu Al-Qawaaid Al-‘Arba, Al-Ushuul Ats-Tsalaatsah, Kitab At-Tauhiid, dan Al-Qawaaid Al-Fiqhiyyah yang diampu oleh Syekh Haitsam Muhammad Sarhan hafizhahullah.

Mengikuti majelis riwayah secara daring angkatan kedua (Sya’ban 1437). Diakhir majelis mendapatkan ijazah ‘ammah dan tersambung sanadnya kepada kitab-kitab para ulama melalui Tsabat As-Surianjiyyah 1 dari pengampu majelis Al-Ustadz Al-Musnid Abu Abdillah Rikrik Aulia Rahman As-Surianji hafizhahullah, Khadim Ma’had Imam Ibnu Qudamah Al-Hanbali, Bandung. Mendengar dari beliau musalsal bilawaliyyah, musalsal bilmahabbah, musalsal al-hanaabilah, Awaail Shahih Al-Bukhari, dan Awaail Shahih Muslim. Qira’ah kepada beliau Awaail Sunan Abi Dawud, Awaail Sunan At-Trimidzi, Awaail Sunan Ash-Shugra lin Nasaai, dan Awaail Sunan Ibnu Maajah.

Kemudian, di awal bulan Jumadil Awwal 1438 mendapatkan ijazah ‘ammah dari Asy-Syekh Al-Musnid Dr. Walid bin Idris Al-Manisi, Ph.D. hafizhahullah, seorang ulama senior anggota tetap komisi fatwa di Assembly of Muslim Jurists in America (AMJA) dan guru besar di Islamic University of Minnesota, USA.

Ramadhan 1441 mendapatkan ijazah khas untuk kitab fikih mazhab Hanbali berjudul Akhsarul Mukhtasharaat dari Syekh Abdullah bin Mahmud Al-Kanaash pada program Al-Binaa Al-Fiqhiy ‘ala Al-Madzhab Al-Hanbaliy karena telah mengikuti dars yang disampaikan oleh Syekh Dr. Muhammad bin Ahmad Baajaabir dan lulus ujian dengan predikat jayyid jiddan. Di bulan ini pun mendapatkan ijazah khas untuk kitab yang sama setelah mengikuti dars dan ujian dari Syekh Dr. Abdul Aziz Al-Iedan hafizhahumullah.