Tentang Saya

Lelaki yang lahir di Jakarta, 03 Ramadhan 1406 ini bernama Nanang Ismail. Menghabiskan masa kecilnya di Desa Cibendung, suatu desa yang berada di tepi Sungai Cisanggarung yang menjadi ikon perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Barat.

Semua pendidikan formal dilaluinya di jalur umum. Barulah fokus berada di jalur non formal ilmu agama ketika menjadi mahasantri mukim di Ma’had Syaikh Jamilurrahman As-Salafi, Bantul (1433-1435).

Mengikuti majelis riwayah angkatan kedua (Sya’ban 1437) dan mendapatkan ijazah ‘ammah dari pengampu majelis Al-Ustadz Al-Musnid Abu Abdillah Rikrik Aulia Rahman As-Surianji hafizahullah, Khadim Ma’had Ibnu Qudamah Al-Hambali, Bandung.

Kemudian, di awal bulan Jumadil Awwal 1438 mendapatkan ijazah ‘ammah dari Asy-Syaikh Al-Musnid Dr. Walid bin Idris Al-Manisi, Ph.D. hafizhahullah, seorang ulama senior anggota tetap komisi fatwa di Assembly of Muslim Jurists in America (AMJA) dan guru besar di Islamic University of Minnesota, USA.

Kini kesibukannya diisi dengan mengajar, membaca, menelaah, menulis, dan berdakwah di kota yang sejuk di lereng Gunung Merbabu.