Syarat Sah Shalat (1)

Syarat adalah sesuatu yang menjadikan perkara yang disyaratkan menjadi tiada jika syarat itu tidak ada. Namun, jika syarat ada, maka yang disyaratkan bisa jadi terwujud, namun bisa juga tidak terwujud. Seperti bersuci, jika saja bersuci –yang merupakan syarat– tidak terpenuhi, maka akan menyebabkan tiadanya yang di syaratkan, yaitu shalat, sehingga shalatnya menjadi tidak sah. Akan tetapi sebaliknya, jika seseorang telah bersuci, bukan berarti dia harus shalat (karena mungkin bersuci untuk thawaf atau ibadah lainnya). ( Shahih Fiqih Sunnah hal. 256)

Berkata Penulis:

الشرط الأول: الإسلام، وضده الكفر، والكافر عمله مردود ولو عمل أي عمل، والدليل قوله تعالى 

Syarat pertama: Islam, lawan dari kufur. Orang kafir amal ibadahnya tertolak, walaupun satu amal, amal apapun itu. Dalilnya dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَنْ يَعْمُرُوا مَسَاجِدَ اللَّهِ شَاهِدِينَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ بِالْكُفْرِ أُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ وَفِي النَّارِ هُمْ خَالِدُونَ 

Tidak pantas orang-orng musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka.” (QS At-Taubah [9]: 17)

Dan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُوراً

Dan Kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.” (QS Al-Furqan [25]: 23)

Abu ‘Aashim Asy-Syibindunji
Syarah Syarat Sah Shalat 1
https://sunnahedu.com

Referensi:
Manarus Sabil fi Syarhid Dalil. Syaikh Ibrahim bin Muhammad adh-Dhauyan. Mansyurat Mu`asasah Darus Salam, Damaskus.
Shahih Fiqih Sunnah. Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim. Dar Taufiqiyyah, Kairo.
Syarah Muntaha Al-Iradat. Syaikh Manshur bin Yunus al-Buhuti. Tahqiq Dr. Abdillah at-Turki.
Syarah Syuruthush Shalah wa Arkanuha wa Wajibatuha. Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al-Abbad. Madinah Munawarah.

Tinggalkan komentar