Islam itu Sempurna

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagi kalian. ” (QS Al-Maidah [5]: 3)

Tafsir ayat:
Syaikh Abdurrahman as-Sa’di rahimahullah berkata, ” Pada hari ini telah Ku-sempurnakan untuk kalian agama kalian, ” yakni dengan mewujudkan pertolongan dan kesempurnaan syariat secara zhahir dan bathin; ushul dan furunya. Oleh karena itu, Al-Quran dan As-Sunnah dua hal yang telah mencukupi dalam permasalahan hukum agama; ushul dan furunya. Sebagian orang menyangka, wajib baginya mengetahui perkara keyakinan dan hukum agama dari ilmu selain Al-Quran dan As-Sunnah, semisal ilmu kalam dan selainnya. Jika ia berbuat hal tersebut, ia jahil lagi batil dalam seruannya. Dan mereka pun menyangka bahwa agama tidaklah sempurna kecuali dengan menggunakan ilmu kalam dan mengajak orang untuk mempelajarinya. Hal ini merupakan kezaliman yang besar dan perbuatan yang sangat jahil tentang Allah dan Rasul-Nya.

” Dan telah Ku-cukupkan kepada kalian nikmat-Ku. ” secara zhahir dan bathin. ” Dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagi kalian. ” Yakni Kami telah memilih agama Islam untuk kalian dan meridhainya, sebagaimana kalian ridha terhadapnya. Maka bersyukurlah kepada Rabb kalian dan pujilah Dia yang telah memberikan kepada kalian agama yang paling utama, mulia, dan sempurna, yakni agama Islam.” ( Taisir Karimirrahman hal. 395, Dar Ibnul Jauzi Saudi)

Faedah ayat:
1⃣ Allah Ta’ala telah menyempurnakan agama Islam, dengan mewujudkan kemenangan dan kesempurnaan ajaran syariat Islam. Maka tidak lagi dibutuhkan penambahan selamanya.
2⃣ Allah Ta’ala pun mengeluarkan kalian dari kegelapan-kegelapan masa jahiliyah menuju cahaya keimanan.
3⃣ Sebesar-besarnya nikmat yang telah Allah berikan kepada kita adalah agama Islam dan diutusnya Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
5⃣ Allah Ta’ala telah meridhai bagi kalian Islam sebagai agama kalian, maka berpegang teguhlah dengan kuat, janganlah kalian melepaskannya. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الْإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. ” (QS Ali-Imran [3]: 85)

5⃣ Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan, “Terimalah oleh kalian dengan rela Islam sebagai agama kali­an, karena sesungguhnya Islam adalah agama yang disukai dan diridhai Allah, dan Dia telah mengutus rasul yang paling utama dan terhor­mat sebagai pembawanya, dan menurunkan Kitab-Nya yang paling mulia dengan melaluinya.”
6⃣ Dia telah ridha kepada Islam menjadi agama bagi kalian, maka Dia tidak akan pernah membencinya.
7⃣ Larangan mencari petunjuk selain dari Al-Quran dan As-Sunnah. 8⃣ Larangan mempelajari dan mengajarkan ilmu kalam. 9⃣ Tidak boleh memahami agama ini dengan ilmu kalam dan selainnya. 🔟 Termasuk kejahilan dan kebathilan yang besar adalah berbicara tentang Allah dan Rasul-Nya tanpa ilmu dari Al-Quran dan As-Sunnah.
1⃣1⃣ Bersyukurlah kepada Allah ‘Azza wa Jalla dan pujilah Dia yang telah memberikan kita agama Islam. Agama yang paling utama di antara agama-agama dan keyakinan-keyakinan yang ada. Agama yang mulia lagi sempurna syariatnya. Walhamdulillaahirrabbil ‘aalamiin

Wallahu ‘alam.

✍ Abu ‘Aashim Asy-Syibindunji
📘 Syarah Fadhlul Islam 1

Referensi:
Syarh Fadhlul Islam . Syaikh Shalih al-Ushaimi. Barnamij Muhhimmatil ‘Ilmi.
Tafsir Al-Qur`anul ‘Azhim . Al-Hafizh Ibnu Katsir. Dar Ath-Thayyibah, Saudi.
Taisir Karimirrahman fi Tafsir Kalamil Mannan . Syaikh Abdurrahman as-Sa’di. Dar Ibnul Jauzi, Saudi.
Tafsir Muyassar . Nukhbah minal ‘Ulama. Dar Alamiyyah, Mesir.

Tinggalkan komentar