Berdoa Setelah Shalat Fardhu

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya Ats Tsaqafi Al Marwazi telah menceritakan kepada kami Hafsh bin Ghiyats dari Ibnu Juraij dari Abdurrahman bin Sabith dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa’alaihi wa sallam ditanya;

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ

“Wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar?”

قَالَ جَوْفَ اللَّيْلِ الْآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ

Beliau menjawab: ” Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib .”

Abu Isa berkata; hadits ini hasan dan telah diriwayatkan dari Abu Dzar serta Ibnu Umar dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: ” Doa di tengah malam terakhir lebih baik dan lebih diharapkan …” Atau seperti itu. (Hasan. HR At-Tirmidzi, no. 3421 dalam Kitab Doa, Bab Menghitung Tasbih dengan Tangan . Dihasankan juga oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi )

Faedah hadits:

  1. Semangatnya sahabat bertanya tentang kebaikan.
  2. Berdoa di tengah malam terakhir berpeluang besar untuk diijabahi.
  3. Berdoa diakhir shalat itu disyariatkan.
  4. Yang afdhal berdoa sebelum salam; setelah bershalawat atas nabi dan memohon perlindungan dari adzab neraka, adzab kubur, fitnah hidup dan mati, dan fitnah Al-Masih Dajjal.
  5. Tidak masalah jika ingin berdoa setelah salam dan dzikir.
  6. Lebih baik berdoa sendiri-sendiri tidak secara berjamaah.
  7. Boleh berdoa dengan mengangkat tangan dan boleh juga tidak. Masalah ini luas dan luwes. Stel kendo, Mas.
  8. Berdoa secara sirr (pelan), tidak dikeraskan.

✍ Abu ‘Aashim Asy-Syibindunji

Sila baca lebih lanjut di tautan berikut.
https://binbaz.org.sa/fatwas/18794/حكم-الدعاء-دبر-الصلوات-المكتوبات
http://majles.alukah.net/t74040

Tinggalkan komentar