Ibnu Taimiyah dan Jin Perempuan yang Jatuh Cinta

Jin jatuh cinta? Mungkinkah? Kenapa tidak? Ini bisa saja terjadi. Sebagaimana manusia jatuh cinta kepada manusia lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, صرع الجن للإنس قد يكون عن شهوة وهوى وعشق ، كما يتفق للإنس مع الإنس “Jin merasuk ke dalam tubuh manusia, terkadang karena syahwat, hawa nafsu, atau jatuh cinta. Sebagaimana yang terjadi … Baca SelengkapnyaIbnu Taimiyah dan Jin Perempuan yang Jatuh Cinta

Haramkah Cerita Fiksi?

Pandangan syariat tentang menulis dan membaca cerita fiksi. Pertanyaan, “Apakah di dalam Islam diperbolehkan menulis buku cerita fiksi atau cerita fiksi dinilai sebagai bagian dari dusta?” Jawaban, “Terdapat hadits shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Sampaikanlah cerita-cerita yang berasal dari Bani Israil dan itu tidaklah mengapa” (HR Ahmad, Abu Daud dll). Dalam … Baca SelengkapnyaHaramkah Cerita Fiksi?

Jihad fi Sabilillah adalah Sebuah Keniscayaan

Jihad fi sabilillah adalah sebuah keniscayaan. Bahkan ini merupakan puncak dari Islam. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, رأسُ الأَمرِ الإِسلامُ، وعَمُودُهُ الصلاةُ، وذُرْوَةٌ سَنَامِهِ الجِهَادُ في سَبِيلِ اللهِ “Pokok urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad fi sabilillah.” (Shahih sesuai dengan syarat Al-Bukhari dan Muslim. HR Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/86), … Baca SelengkapnyaJihad fi Sabilillah adalah Sebuah Keniscayaan

Syarah Kitab Akhsharul Mukhtasharât: Definisi Thaharah

Penulis yakni Al-Imam Ibnu Badran Al-Hambali rahmatullah ‘alaihi memulai dengan Kitâb Ath-Thahârah sebagaimana kebiasaan para ahli fikih rahimahumullah. Kebiasaan fuqaha dalam menulis fikih, mereka membagi pembahasannya ke dalam empat jenis, yakni tentang (1) ibadah, (2) muamalah seperti jual beli dan lainnya, (3) nikah dan talak, dan (4) jinayat, hudud, dan qadha. Itulah metode yang mereka … Baca SelengkapnyaSyarah Kitab Akhsharul Mukhtasharât: Definisi Thaharah

Larangan Meninggikan Suara kepada Rasulullah

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap sebagian … Baca SelengkapnyaLarangan Meninggikan Suara kepada Rasulullah

Sanad yang Ditulis dengan Tinta Emas

Syaikh Dr. Muthlaq al-Jasir hafizhahullah berkata: “Sanad yang (perlu) ditulis dengan tinta emas: diriwayatkan dari Imam Ahmad bin Hambal dalam Musnadnya (3/455), dari Imam Asy-Syafi’i, dari Imam Malik, dari Imam Az-Zuhri, dari Abdurrahman bin Ka’ab bin Malik, dari bapaknya radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Ruh orang mukmin adalah burung yang … Baca SelengkapnyaSanad yang Ditulis dengan Tinta Emas